Kesakralan Sekatenan Solo

visitcentraljava.com, Solo Potensi Adat “Adat Sekatenan Solo adalah perayaan tradisional yang memukau dan penuh warna, menghidupkan kembali keagungan budaya Jawa melalui serangkaian ritual yang kaya akan makna. Setiap tahunnya, kota Solo bergemuruh dengan alunan merdu gamelan yang mengiringi prosesi sakral dari Keraton Surakarta. Pasar malam yang meriah menjadi daya tarik tersendiri, menawarkan berbagai kuliner khas Jawa yang menggugah selera, kerajinan tangan, dan aneka permainan rakyat yang menambah semarak suasana. Puncak acara Sekatenan berlangsung di halaman Keraton Surakarta, di mana prosesi Grebeg Maulud dilaksanakan dengan khidmat. Dalam prosesi ini, gunungan yang penuh dengan hasil bumi dan berbagai makanan diperebutkan oleh masyarakat sebagai simbol berkah dan rezeki.

Momen Sekatenan juga menjadi ajang berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan, mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan. Acara ini tak hanya menarik perhatian warga lokal, tetapi juga wisatawan domestik dan mancanegara yang penasaran akan kekayaan budaya Solo. Setiap sudut kota dihiasi dengan dekorasi tradisional yang menambah keindahan perayaan, sementara berbagai pertunjukan seni seperti tari tradisional, wayang kulit, dan musik gamelan turut memeriahkan suasana.

Sekatenan Solo bukan hanya sekadar festival, melainkan juga perwujudan semangat kebersamaan dan kebanggaan akan tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui perayaan ini, nilai-nilai budaya Jawa yang luhur terus dijaga dan dilestarikan, menciptakan kenangan yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung. Dalam suasana yang penuh magis dan kehangatan, Sekatenan Solo menjadi saksi bisu perjalanan sejarah yang panjang, menjalin masa lalu dengan masa kini dalam harmoni yang sempurna.”

Tri Andi Mulyandono

Related Posts