Perayaan Sekaten memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW

visitcentraljava.com, Solo Potensi kesenian Di tengah gemerlapnya bulan Maulud, Solo menyambut perayaan yang begitu berkesan dengan Sekaten, sebuah festival yang memancarkan cahaya kegembiraan dan keberkahan. Menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan penuh kegembiraan, Sekaten Solo menghiasi alun-alun dengan warna-warni karnaval dan kegiatan yang memikat.

Selama dua minggu,di mulai tanggal 12 Maulud kota ini bersemangat dengan berbagai acara dan pertunjukan, mengundang warga dan wisatawan untuk merasakan kekayaan budaya dan spiritualitas yang ditawarkan. Dari prosesi Grebeg Maulud yang megah hingga pasar malam yang ramai, Sekaten menjadi jendela yang menawan akan kehidupan dan tradisi Solo.

Masyarakat berkumpul di sekitar kraton, memenuhi udara dengan aroma rempah-rempah dan nyanyian sholawat yang menggema. Momen ini tidak hanya menjadi perayaan agama, tetapi juga momen penghormatan terhadap warisan leluhur, sebuah panggilan untuk menjaga dan memperkuat ikatan budaya yang kuat.

Sekaten Solo bukan hanya sebuah festival, tetapi juga sebuah perayaan kebersamaan, di mana berbagai lapisan masyarakat saling bersatu dalam cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan kekayaan tradisi yang tiada tara, Sekaten menjadi cerminan keindahan dan keagungan Islam dalam budaya Jawa.

Tri Andi Mulyandono

Related Posts