Prambanan

Sejarah

visitcentraljava.com - Dibangun pada abad kesembilan, Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Penyebutan pertama Prambanan adalah dalam Prasasti Syiwagrha (856AD). Dengan tiga kuil utama untuk Trimurti; Shiva adalah perusak alam semesta, Wisnu penjaga alam semesta, dan Brahma pencipta alam semesta. Kembali pada masa kejayaan Kerajaan Mataram lama, Prambanan digunakan sebagai Candi Agung untuk berbagai upacara kerajaan dan keagamaan.

Struktur tinggi adalah khas arsitektur Hindu, dan rencana kompleks candi adalah Mandala, seperti Borobudur. Sebagai simbol kosmos Hindu, candi ini secara vertikal dibagi menjadi tiga bagian, baik secara vertikal maupun dalam rencana. Ketiga bagian tersebut dibagi menjadi Jaba/Bhurloka, Tengahan/Bhuvarloka, dan Njeron/Svarloka.

Di Garbagriha (tempat suci terdalam) kuil ini duduk patung Siwa setinggi tiga meter. Prambanan sebagai Candi Hindu dibuat Tinggi dan ramping dibandingkan dengan Borobudur, dengan kuil Siwa utama berdiri 47 meter di tengah kompleks dikelilingi dengan candi yang lebih kecil. Prambanan memiliki relief di sisi dalam gerbang di sekitar tiga kuil utama. Relief bas menceritakan kisah tentang Ramayana dan dapat dibaca dari gerbang timur searah jarum jam di sekitar kompleks dalam.