
visitcentraljava.com, Jawa Tengah. Pemprov Jateng Fokus Benahi Jalan: Ekonomi & Konektivitas Jadi Prioritas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan hingga akhir tahun 2025. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa target 94% jalan provinsi dalam kondisi mantap diproyeksikan dapat tercapai sesuai jadwal. Kategori jalan mantap sendiri mencakup ruas jalan yang berada dalam kondisi baik dan sedang, sehingga lebih layak untuk mendukung aktivitas masyarakat serta mobilitas ekonomi daerah.
Luthfi menjelaskan, program pemantapan jalan provinsi tahun ini sepenuhnya didukung oleh alokasi dari APBD 2025. Tidak hanya fokus pada ruas jalan kewenangan provinsi, Pemprov Jateng juga menyalurkan dana transfer ke 35 kabupaten/kota untuk mendukung perbaikan jalan daerah. Menurutnya, fokus pembangunan diarahkan pada ruas-ruas yang memiliki keterkaitan langsung dengan pertumbuhan ekonomi dan pencapaian swasembada pangan.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa meskipun target jalan provinsi bisa dipacu hingga 94%, kondisi jalan kabupaten/kota tidak bisa serta-merta mantap seluruhnya. Hal ini disebabkan oleh perbedaan kapasitas fiskal dan kemampuan masing-masing daerah. Oleh karena itu, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan jalur strategis penghubung antardaerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Salah satu proyek prioritas yang sedang dikerjakan adalah preservasi ruas Jalan Brigjen Sudiarto di Kota Semarang sepanjang 3 km. Jalan ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak dan Grobogan. Menurut Luthfi, ruas tersebut harus dicor karena karakteristik tanahnya rawan terendam air dan membutuhkan konstruksi yang lebih kuat. Dengan perbaikan ini, diharapkan jalur vital tersebut dapat lebih tahan lama dan aman bagi pengguna jalan.
Kepala Dinas PUBMCK Jateng, Hanung Triyono, menambahkan bahwa preservasi Jalan Brigjen Sudiarto mencakup pembetonan sepanjang 2 km dan pengaspalan sepanjang 1 km. Proyek ini merupakan bagian dari rehabilitasi Jalan Semarang–Godong dengan total panjang 5,9 km. Pekerjaan lanjutan untuk ruas Semarang–Godong juga sudah masuk dalam rencana paket pembangunan berikutnya agar seluruh jalur dapat mencapai kondisi mantap.
Secara keseluruhan, pembangunan infrastruktur jalan ini merupakan bagian dari 11 program prioritas kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin. Selain mendukung konektivitas antardaerah, perbaikan jalan juga diharapkan dapat mempercepat arus distribusi barang, memperkuat sabuk ekonomi Jawa Tengah, hingga menunjang sektor pariwisata. Dengan langkah nyata ini, Pemprov Jateng berupaya memastikan infrastruktur yang dibangun bukan hanya sekadar fasilitas, melainkan pondasi utama untuk mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.














