
visitcentraljava.com, Semarang. Festival UMKM Jawa Tengah dan Semarak Bola 2026 Sukses Padukan Dukungan UMKM dan Euforia Piala Dunia
Festival UMKM Jawa Tengah dan Semarak Bola 2026 sukses digelar di Museum Ronggowarsito Semarang pada 14–19 Juli 2026 sebagai hasil kolaborasi antara Suara Merdeka Network (SMN) dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan melalui agenda nonton bareng Piala Dunia 2026 yang berlangsung serentak di berbagai daerah.
Festival yang merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan diinisiasi CEO Suara Merdeka Network, Kukrit Suryo Wicaksono, dilaksanakan secara bersamaan di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, di antaranya Semarang, Solo, Purwokerto, Tegal, Kudus, Ambarawa, hingga Blora. Acara tersebut juga mendapat dukungan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia, bersama sejumlah mitra seperti Bank Jateng, Es Er Ce, Alfamart, Madu Enak, Bank Arto Moro, dan Kokola.
Pembukaan festival berlangsung meriah dengan penampilan tari dari mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), dilanjutkan seremoni tendangan bola ke gawang sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Prosesi tersebut dilakukan oleh Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Agus Toto Widyatmoko, Kepala Disbudparekraf Jawa Tengah AR Hanung Triyono, serta perwakilan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Tengah.
Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Agus Toto Widyatmoko menilai festival ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian pelaku UMKM. “Sepak bola mengajarkan sportivitas, fair play, dan persatuan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sukses di Semarang, tetapi juga di seluruh daerah yang menyelenggarakan acara serupa. Yang terpenting, UMKM semakin bergairah dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya. Ia juga berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut dalam berbagai agenda olahraga lainnya.

Sementara itu, Kepala Disbudparekraf Jawa Tengah AR Hanung Triyono menyampaikan bahwa Festival UMKM dan Semarak Bola menjadi contoh sinergi yang mampu menghidupkan ruang publik sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha. Menurutnya, Museum Ronggowarsito kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelestarian sejarah, tetapi juga berkembang menjadi ruang kreatif yang terbuka bagi masyarakat.
“Melalui kolaborasi ini, kita menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus menggerakkan UMKM. Setiap ada event, selalu kita gandeng pelaku UMKM agar ekonomi masyarakat ikut berputar,” katanya. Hanung menambahkan, sepak bola dipilih sebagai media pemersatu karena memiliki daya tarik yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan sekaligus menanamkan nilai sportivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui penyelenggaraan Festival UMKM Jawa Tengah dan Semarak Bola 2026, kolaborasi antara pemerintah, media, dunia usaha, dan pelaku UMKM berhasil menghadirkan kegiatan yang menggabungkan hiburan, olahraga, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Festival ini diharapkan menjadi inspirasi bagi penyelenggaraan berbagai agenda serupa yang mampu memperkuat sektor ekonomi kreatif, pariwisata, dan ruang publik di Jawa Tengah. (mh)













