
visitcentraljava.com, Semarang. Semesta Buku Semarang Hadir hingga 4 Oktober, Padukan Berburu Buku dan Ragam Kegiatan Literasi.
Semesta Buku Semarang 2026 digelar mulai 25 September hingga 4 Oktober 2026 dengan menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berburu buku sekaligus mengikuti berbagai kegiatan literasi. Salah satu lokasi yang tercatat dalam agenda resmi adalah Gramedia Jalma Pandanaran, dengan kegiatan berlangsung setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Agenda ini menjadi salah satu kegiatan literasi yang meramaikan Kota Semarang pada penghujung September hingga awal Oktober.
Penyelenggaraan Semesta Buku tidak hanya berfokus pada aktivitas jual beli buku, tetapi juga menawarkan pengalaman yang lebih luas bagi pengunjung. Melalui konsep festival buku, masyarakat dapat menjelajahi koleksi bacaan sekaligus menikmati berbagai kegiatan yang berkaitan dengan dunia literasi. Semesta Buku sendiri membawa misi untuk ikut meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia dan telah menghadirkan penyelenggaraan di sejumlah kota, termasuk Semarang.
Untuk pelaksanaan di Semarang, penyelenggara mencatat adanya dua lokasi yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Selain lokasi utama, Semesta Buku juga hadir di Gramedia Jalma Pandanaran sehingga pengunjung memiliki alternatif tempat untuk melanjutkan kegiatan berburu buku. Di lokasi tersebut, masyarakat juga dapat memanfaatkan fasilitas Gramedia, termasuk menikmati makanan di Solaria, mencari tempat untuk bersantai, maupun membaca buku yang baru dibeli.
Rangkaian acara juga diisi dengan kegiatan yang mempertemukan pembaca dan penulis. Salah satunya adalah “Ekspedisi Leiden 2020–1920” pada 2 Oktober 2026 di Gramedia Jalma Pandanaran. Acara yang berlangsung pukul 18.30–20.00 WIB tersebut menghadirkan Hasbunallah Haris untuk membahas perjalanan penulisan buku Leiden 2020–1920, termasuk kisah yang menjadi bahan cerita serta proses dan inspirasi di balik penulisannya.
Kegiatan lainnya adalah Kelas Menulis Novel Sejarah bersama Iksaka Banu yang dijadwalkan pada 4 Oktober 2026 pukul 15.30–17.00 WIB. Dalam kelas tersebut, peserta mendapatkan kesempatan mempelajari proses penulisan cerita berlatar sejarah secara langsung dari penulis. Materi kegiatan mencakup cara mengolah berbagai informasi sejarah menjadi sebuah cerita dan mengembangkannya ke dalam bentuk novel.
Selain program berbasis buku dan penulisan, rangkaian Semesta Buku juga bersinggungan dengan kegiatan komunitas dan minat pembaca yang lebih luas. Informasi kegiatan yang terhimpun pada platform Gramedia menunjukkan adanya sejumlah aktivitas pendukung di Semarang dalam periode festival, termasuk kegiatan permainan dan komunitas. Hal tersebut memperlihatkan bahwa konsep Semesta Buku tidak semata-mata menjadikan buku sebagai objek transaksi, tetapi juga membangun ruang pertemuan bagi masyarakat dengan beragam minat.
Dengan berlangsung selama sepuluh hari, Semesta Buku Semarang 2026 memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengunjungi festival secara fleksibel hingga 4 Oktober. Kehadiran agenda seperti diskusi buku dan kelas menulis turut memperkaya pengalaman pengunjung, sementara lokasi di Gramedia Jalma Pandanaran memberikan akses terhadap koleksi bacaan sekaligus fasilitas pendukung lainnya. Melalui rangkaian tersebut, Semesta Buku menjadi salah satu kegiatan yang menggabungkan aktivitas berburu buku, interaksi literasi, pembelajaran, dan ruang berkumpul bagi pembaca di Kota Semarang. (mh)














