
visitcentralajava.com, Wisatawan Membludak, Bisnis Foto Dan Kebaya Di Kota Lama Semarang, Omzet Pelaku Usaha Meningkat Tajam
Kota Lama Semarang kembali menjadi magnet wisata selama masa libur Iduladha 2026. Tingginya jumlah pengunjung yang datang ke kawasan bersejarah tersebut membawa dampak positif bagi berbagai pelaku usaha, terutama jasa fotografi dan penyewaan kebaya yang mengalami peningkatan permintaan secara signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
Ramainya aktivitas wisata mulai terasa sejak akhir Mei seiring hadirnya sejumlah hari libur nasional dan akhir pekan panjang. Banyak masyarakat memanfaatkan momen tersebut untuk berlibur bersama keluarga maupun teman, sehingga kawasan Kota Lama dipadati wisatawan yang ingin menikmati suasana khas bangunan bersejarah sekaligus mengabadikan momen mereka.
Supervisor Hero Creative Kota Lama, Adinda Khalifah Nuraini, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan pada musim liburan kali ini cukup tinggi dibandingkan periode sebelumnya. “Peningkatannya lumayan pesat dibanding bulan sebelumnya. Karena banyak tanggal merah dan long weekend di bulan ini, jadi kunjungan dan penyewaan juga ikut naik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah penyewaan pada hari normal biasanya tidak mengalami perubahan yang terlalu besar. Namun saat memasuki musim liburan, permintaan meningkat tajam hingga hampir tiga kali lipat. “Kalau hari biasa itu sekitar 5 sampai 7 sesi per hari, tapi di high season ini bisa sampai hampir 20 sesi dalam sehari,” jelasnya.
Lonjakan pelanggan tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga, pelajar, hingga pasangan yang melakukan sesi foto khusus. Banyak pengunjung memanfaatkan latar bangunan klasik Kota Lama untuk menghasilkan dokumentasi yang unik dan bernuansa vintage.
Untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, Hero Creative menyediakan beragam pilihan layanan, mulai dari penyewaan kebaya hingga paket fotografi profesional. “Kalau sewa kebaya mulai Rp 125 ribu per orang sudah lengkap dengan busana dan aksesori. Bahkan sudah termasuk 15 file foto,” katanya.
Selain penyewaan kebaya, paket foto prewedding juga menjadi layanan yang cukup diminati. Suasana khas kawasan Kota Lama dengan arsitektur kolonial yang masih terjaga menjadi daya tarik tersendiri bagi pasangan yang ingin mengabadikan momen menjelang pernikahan dengan konsep klasik dan elegan.
Salah satu pengunjung asal Kaliwungu, Kendal, Vita Hasna, mengaku puas dengan layanan yang diterimanya saat berfoto bersama keluarga. “Menurut saya recommended banget, harganya cukup murah tapi hasil foto dan arahan gayanya juga bagus,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi pendampingan fotografer selama sesi berlangsung. “Tadi sekitar setengah jam kami berfoto, sangat terbantu karena diarahkan untuk gayanya jadi tidak terlalu kaku,” ungkapnya. Tingginya minat wisatawan untuk berfoto di Kota Lama membuat pelaku usaha optimistis tren positif ini akan terus berlanjut dan semakin memperkuat peran kawasan tersebut sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus penggerak ekonomi kreatif di Kota Semarang.














