
visitcentraljava.com, Semarang. DP2K Semarang Tinjau Proyek NUFReP Sungai Tenggang-Sringin, Perkuat Sinergi Penanganan Banjir Dan Pengembangan Wilayah
Dalam rangka menjalankan Program Kerja Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang Tahun 2026, dilakukan kunjungan lapangan ke lokasi Penanganan Banjir Program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) di kawasan Sungai Tenggang–Sringin, Kecamatan Gayamsari, pada 25 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung identifikasi penanganan banjir, menggali potensi wilayah, serta mendorong pengembangan kawasan yang berkelanjutan di Kota Semarang.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh jajaran DP2K Semarang Masa Bakti 2025–2030 bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait. Hadir pula Kepala BBWS Pemali Juana yang didampingi Kepala Bidang PJSA dan Kepala SNVT PJSA, perwakilan Bappeda Kota Semarang, Camat Mijen, Lurah Wonolopo, serta unsur pemerintah dan lembaga terkait lainnya.
Pada kesempatan tersebut, rombongan meninjau langsung pelaksanaan Proyek Normalisasi Sungai Tenggang–Sringin yang menjadi salah satu program strategis pengendalian banjir di Kota Semarang. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk melihat progres pembangunan dan efektivitas langkah-langkah yang telah dilakukan di lapangan.

Kepala BBWS Pemali Juana memaparkan berbagai perkembangan pelaksanaan Program NUFReP yang saat ini berjalan. Paparan tersebut mencakup progres pekerjaan normalisasi sungai, peningkatan kapasitas aliran, serta berbagai upaya pengendalian banjir yang dilakukan guna mengurangi risiko genangan di sejumlah wilayah Kota Semarang yang selama ini rawan terdampak banjir.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab antara peserta kunjungan dengan pihak pelaksana proyek. Berbagai masukan, pandangan, serta usulan disampaikan sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan langkah-langkah penanganan banjir yang sedang dijalankan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan langsung ke area proyek normalisasi Sungai Tenggang–Sringin. Melalui kunjungan ini diharapkan tercipta sinergi dan koordinasi yang semakin kuat antar pemangku kepentingan dalam mendukung pengendalian banjir perkotaan, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, serta pengembangan wilayah yang memberikan manfaat bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Semarang.














