
visitcentraljava.com, Semarang. Pengamanan Wisata Semarang Saat Lebaran 2026 Ditingkatkan, Kunjungan Wisatawan Melonjak
Memasuki periode libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, aktivitas pariwisata di Kota Semarang mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Lonjakan jumlah wisatawan terlihat di berbagai destinasi unggulan, menciptakan suasana yang ramai sekaligus membutuhkan perhatian khusus dari aparat keamanan.
Menanggapi kondisi tersebut, jajaran kepolisian melalui Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) Polrestabes Semarang meningkatkan intensitas pengawasan di sejumlah titik wisata. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keamanan serta kenyamanan pengunjung selama masa libur panjang.
Kasatpamobvit Polrestabes Semarang, Sigit Ari Wibowo, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan puluhan personel yang dibagi ke dalam beberapa tim patroli. Pengamanan difokuskan pada aktivitas pengunjung, pengelola destinasi, serta pelaku usaha agar seluruh kegiatan berjalan tertib dan kondusif.
Sejumlah lokasi wisata yang menjadi prioritas pengamanan antara lain kawasan Kota Lama Semarang, Lawang Sewu, Klenteng Sam Poo Kong, Pantai Marina, hingga Waduk Jatibarang. Destinasi-destinasi tersebut dikenal sebagai titik dengan tingkat kunjungan tinggi selama masa liburan.
Berdasarkan hasil pemantauan, jumlah wisatawan menunjukkan peningkatan signifikan pada beberapa hari awal libur. Semarang Zoo mencatat ribuan pengunjung, disusul Pantai Marina dan Taman Lele yang juga dipadati wisatawan dalam jumlah besar.
Puncak kunjungan terjadi pada pertengahan periode libur, di mana Pantai Marina dan Lawang Sewu mencatat lonjakan pengunjung yang cukup tinggi. Meskipun setelahnya jumlah wisatawan mulai menurun, kondisi di seluruh destinasi tetap terjaga aman dan terkendali.
Selain pengamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada selama berwisata, seperti menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak, serta memastikan kendaraan dalam kondisi aman. Pendekatan yang humanis ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian.














