
Visitcentraljava.com
Sanggar Madangkara, sebuah pusat seni dan budaya yang berada di lingkungan alam yang sejuk dan asri di Dusun Sawahan, Desa Jaten, Kabupaten Karanganyar, sukses menggelar acara wisata budaya bertajuk “Umbul Dungo”. Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan karena memadukan seni tradisi, kearifan lokal, dan konsep wisata edukatif berbasis budaya.
Acara Umbul Dungo dilaksanakan di halaman Sanggar Madangkara dan diikuti oleh warga setempat, jajaran pejabat daerah, serta wisatawan domestik maupun mancanegara. Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab budaya yang melibatkan masyarakat sekitar, di mana para wisatawan turut bergabung dalam barisan kirab untuk merasakan langsung tradisi dan nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat Dusun Sawahan.
Salah satu agenda utama dalam Umbul Dungo adalah pementasan wayang kulit dengan lakon “Sesaji Raja Suya”. Pertunjukan ini menjadi istimewa karena dimainkan oleh dalang cilik yang juga didukung oleh pengrawit anak-anak. Penampilan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan filosofis tentang nilai kehidupan, pengabdian, dan rasa syukur yang menjadi bagian penting dalam budaya Jawa.
Umbul Dungo sendiri merupakan tradisi budaya yang bermakna doa bersama dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas berkah kehidupan, keselamatan, dan kelestarian alam. Tradisi ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan warga sekaligus media edukasi budaya bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai warisan leluhur.
Selain pertunjukan seni, Sanggar Madangkara juga menawarkan berbagai aktivitas budaya seperti pelatihan dalang, sinden, karawitan, serta pengenalan seni tradisi lainnya. Para peserta diajak terlibat secara langsung dalam setiap kegiatan, sehingga pengalaman wisata yang diperoleh tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga edukatif dan berkesan, khususnya bagi anak-anak.
Penasehat sekaligus Koordinator kegiatan Umbul Dungo, Ki Cahyo Kuntadi, menyampaikan bahwa acara ini direncanakan menjadi agenda tahunan warga Dusun Sawahan. Selain berperan dalam pelestarian budaya, Umbul Dungo juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal melalui peningkatan kunjungan wisata. Dengan konsep Desa Wayang, Dusun Sawahan kini berkembang sebagai destinasi wisata budaya berkelanjutan yang menawarkan pengalaman liburan unik dan mendidik bagi setiap pengunjung.
(Fajar snt/vcj)













