• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Korwil Banyumas Raya
  • Korwil Kedu
    • Kota Magelang
    • Kab. Temanggung
  • Korwil Pantura Barat
    • Kab. Brebes
    • Kab. Pemalang
    • Kab. Pekalongan
    • Kab. Tegal
    • Kab. Kendal
  • Korwil Pantura Timur
    • Kab.Kudus
    • Kab. Rembang
    • Kab. Pati
    • Kab. Blora
  • Korwil Semarang Raya
    • Kab. Grobogan
    • Kab. Jepara
    • Kab. Demak
    • Kota Salatiga
    • Kab. Semarang
  • Korwil SOLORAYA
    • Kab. Sragen
    • Kota Surakarta
Visit Central Java
Advertisement
  • Budaya dan Pariwisata
  • News
  • Event
  • Hotel and Resto
  • Paket Wisata
  • Kuliner
    • Kuliner Semarang
    • Kuliner Banyumas
    • Kuliner Wonosobo
    • Kuliner Cilacap
    • Kuliner Purworejo
    • Kuliner Magelang
    • Kuliner Kebumen
    • Kuliner boyolali
    • Kuliner Klaten
    • Kuliner Banjarnegara
    • Kuliner Purbalingga
    • Kuliner Sukoharjo
  • Korwil Soloraya
No Result
View All Result
  • Budaya dan Pariwisata
  • News
  • Event
  • Hotel and Resto
  • Paket Wisata
  • Kuliner
    • Kuliner Semarang
    • Kuliner Banyumas
    • Kuliner Wonosobo
    • Kuliner Cilacap
    • Kuliner Purworejo
    • Kuliner Magelang
    • Kuliner Kebumen
    • Kuliner boyolali
    • Kuliner Klaten
    • Kuliner Banjarnegara
    • Kuliner Purbalingga
    • Kuliner Sukoharjo
  • Korwil Soloraya
No Result
View All Result
Visit Central Java
No Result
View All Result
Home Kedu Kab Magelang

“Warisan Peradaban: Keagungan Arsitektur dan Spiritual Candi Borobudur”

Korwil Kedu by Korwil Kedu
2024-09-09
in Kab Magelang, Kedu, Uncategorized
0 0
0
“Warisan Peradaban: Keagungan Arsitektur dan Spiritual Candi Borobudur”
0
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Candi Borobudur adalah salah satu monumen Buddha paling megah di dunia dan telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Pembangunan candi ini diperkirakan berlangsung pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi, pada masa kejayaan Dinasti Syailendra, yang memerintah di Jawa Tengah dan bagian selatan Sumatra. Dinasti ini dikenal sebagai penganut agama Buddha Mahayana, dan Candi Borobudur merupakan salah satu karya terbesar yang dihasilkan dalam era tersebut.

Candi Borobudur dibangun di atas sebuah bukit dengan tinggi sekitar 35 meter. Desain candi ini berbentuk mandala, simbol suci dalam ajaran Buddha yang menggambarkan alam semesta. Arsitektur Borobudur mencerminkan puncak pencapaian seni dan teknologi pada zamannya. Dinding-dinding candi dihiasi dengan relief indah yang menggambarkan ajaran Buddha, cerita Jataka (kisah-kisah kehidupan sebelumnya dari Buddha), serta kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa pada masa itu. Relief-relief ini juga menceritakan perjalanan spiritual umat manusia menuju pencerahan dan kebebasan dari lingkaran kelahiran kembali (samsara).

Terdiri dari sembilan platform yang berlapis-lapis, enam platform berbentuk persegi dan tiga platform berbentuk lingkaran, Borobudur disusun secara simbolis dari bawah ke atas. Bagian bawah yang disebut Kamadhatu melambangkan dunia keinginan manusia, penuh nafsu dan keterikatan. Bagian tengah atau Rupadhatu melambangkan dunia bentuk, di mana manusia mulai mencapai pencerahan, tetapi masih terikat dengan bentuk fisik. Sedangkan bagian paling atas, Arupadhatu, melambangkan dunia tanpa bentuk, yaitu puncak pencerahan, di mana roh manusia terbebas dari segala hal fisik dan mencapai Nirwana.

Di puncak candi, terdapat stupa besar yang dikelilingi oleh 72 stupa yang lebih kecil. Setiap stupa berisi patung Buddha yang duduk dalam posisi teratai, melambangkan kebijaksanaan dan pencerahan. Stupa-stupa ini tidak hanya menjadi simbol spiritual, tetapi juga memainkan peran penting dalam struktur arsitektur candi, memberikan kesan keseimbangan dan harmoni.

Pembangunan Borobudur memakan waktu puluhan tahun dan melibatkan ribuan pekerja serta ahli seni pahat batu. Struktur candi ini terbuat dari sekitar dua juta balok batu vulkanik yang diambil dari sungai-sungai di sekitar lokasi. Teknik konstruksi yang digunakan sangat canggih untuk zamannya, termasuk sistem interlock yang memungkinkan batu-batu tersebut tersusun tanpa memerlukan perekat.

Namun, tidak lama setelah pembangunannya, Candi Borobudur ditinggalkan. Ada berbagai teori mengenai alasan penelantaran candi ini, salah satunya adalah karena perpindahan pusat kekuasaan ke Jawa Timur dan peralihan ke agama Hindu serta Islam. Selain itu, letusan Gunung Merapi yang terjadi di abad ke-10 juga diduga menyebabkan wilayah Borobudur terkubur oleh abu vulkanik dan tertutup oleh vegetasi, sehingga perlahan-lahan candi ini terlupakan oleh penduduk setempat.

Candi Borobudur baru ditemukan kembali pada tahun 1814 oleh seorang insinyur Belanda bernama H.C. Cornelius, yang diperintahkan oleh Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jenderal Inggris yang saat itu berkuasa di Jawa. Cornelius dan timnya mulai membersihkan situs tersebut dari lapisan tanah dan tumbuhan yang menutupinya. Namun, karena keterbatasan sumber daya, pemugaran candi baru dilakukan secara serius pada tahun 1907-1911 di bawah pimpinan arkeolog Belanda, Theodor van Erp. Proyek ini menjadi awal dari serangkaian upaya pemulihan candi yang terus berlanjut hingga abad ke-20.

Previous Post

“Keselarasan Alam di Air Terjun Kedung Kayang: Keindahan Tersembunyi di Lereng Gunung Merapi dan Merbabu”

Next Post

“Pelestarian Identitas Budaya Melalui Gerak dan Simbolisme Tradisi”.

Korwil Kedu

Korwil Kedu

Next Post
“Pelestarian Identitas Budaya Melalui Gerak dan Simbolisme Tradisi”.

"Pelestarian Identitas Budaya Melalui Gerak dan Simbolisme Tradisi".

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
“Purwosari Carnival 2026 Digelar Meriah, Warga 21 RT Unjuk Kreativitas”

“Purwosari Carnival 2026 Digelar Meriah, Warga 21 RT Unjuk Kreativitas”

2026-08-24
“Temukan Keajaiban Alam di The Lawu Park, Karanganyar: Destinasi Wisata yang Mudah Diakses dan Ramah Waktu!”

“Temukan Keajaiban Alam di The Lawu Park, Karanganyar: Destinasi Wisata yang Mudah Diakses dan Ramah Waktu!”

2026-01-28
“Curug Cantel Tegal: Menikmati Ketenangan Alam di Tengah Hutan Tropis”

“Curug Cantel Tegal: Menikmati Ketenangan Alam di Tengah Hutan Tropis”

2025-01-30
“Bukit Cinta: Mengukir Kenangan Romantis di Bawah Langit Biru”.

“Bukit Cinta: Mengukir Kenangan Romantis di Bawah Langit Biru”.

2024-05-04
Aneka Wisata Borobudur Trail of Civilization

Aneka Wisata Borobudur Trail of Civilization

0
PT.MMKSI MELUNCURKAN NEW X PANDER DI JATENG DAN DIY “BE THE LIFE XPANDER”

PT.MMKSI MELUNCURKAN NEW X PANDER DI JATENG DAN DIY “BE THE LIFE XPANDER”

0
Kab. Cilacap

Pantai Teluk Penyu Cilacap

0
Benteng Pendem Cilacap

Benteng Pendem Cilacap

0
“Sendratari Cinta Abadi Rama Shinta Hidupkan Seni Tradisi di POJ City Semarang”

“Sendratari Cinta Abadi Rama Shinta Hidupkan Seni Tradisi di POJ City Semarang”

2026-09-26
“Mooncake Festival 2026 Padukan Tradisi, Seni, Kuliner, dan Teknologi di Pecinan Semarang”

“Mooncake Festival 2026 Padukan Tradisi, Seni, Kuliner, dan Teknologi di Pecinan Semarang”

2026-09-26
“Konser di Sam Poo Kong Semarang Ricuh, Penonton Jebol Pagar Gate”

“Konser di Sam Poo Kong Semarang Ricuh, Penonton Jebol Pagar Gate”

2026-09-21
“Wayang Potehi Hadir di Klenteng Tay Kak Sie Semarang, Angkat Tradisi dan Semangat Keberagaman”

“Wayang Potehi Hadir di Klenteng Tay Kak Sie Semarang, Angkat Tradisi dan Semangat Keberagaman”

2026-09-01

Recent News

“Sendratari Cinta Abadi Rama Shinta Hidupkan Seni Tradisi di POJ City Semarang”

“Sendratari Cinta Abadi Rama Shinta Hidupkan Seni Tradisi di POJ City Semarang”

2026-09-26
“Mooncake Festival 2026 Padukan Tradisi, Seni, Kuliner, dan Teknologi di Pecinan Semarang”

“Mooncake Festival 2026 Padukan Tradisi, Seni, Kuliner, dan Teknologi di Pecinan Semarang”

2026-09-26
“Konser di Sam Poo Kong Semarang Ricuh, Penonton Jebol Pagar Gate”

“Konser di Sam Poo Kong Semarang Ricuh, Penonton Jebol Pagar Gate”

2026-09-21
“Wayang Potehi Hadir di Klenteng Tay Kak Sie Semarang, Angkat Tradisi dan Semangat Keberagaman”

“Wayang Potehi Hadir di Klenteng Tay Kak Sie Semarang, Angkat Tradisi dan Semangat Keberagaman”

2026-09-01

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Korwil Banyumas Raya
  • Korwil Kedu
  • Korwil Pantura Barat
  • Korwil Pantura Timur
  • Korwil Semarang Raya
  • Korwil SOLORAYA

No Result
View All Result

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In