• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Korwil Banyumas Raya
  • Korwil Kedu
    • Kota Magelang
    • Kab. Temanggung
  • Korwil Pantura Barat
    • Kab. Brebes
    • Kab. Pemalang
    • Kab. Pekalongan
    • Kab. Tegal
    • Kab. Kendal
  • Korwil Pantura Timur
    • Kab.Kudus
    • Kab. Rembang
    • Kab. Pati
    • Kab. Blora
  • Korwil Semarang Raya
    • Kab. Grobogan
    • Kab. Jepara
    • Kab. Demak
    • Kota Salatiga
    • Kab. Semarang
  • Korwil SOLORAYA
    • Kab. Sragen
    • Kota Surakarta
Visit Central Java
Advertisement
  • Budaya dan Pariwisata
  • News
  • Event
  • Hotel and Resto
  • Paket Wisata
  • Kuliner
    • Kuliner Semarang
    • Kuliner Banyumas
    • Kuliner Wonosobo
    • Kuliner Cilacap
    • Kuliner Purworejo
    • Kuliner Magelang
    • Kuliner Kebumen
    • Kuliner boyolali
    • Kuliner Klaten
    • Kuliner Banjarnegara
    • Kuliner Purbalingga
    • Kuliner Sukoharjo
  • Korwil Soloraya
No Result
View All Result
  • Budaya dan Pariwisata
  • News
  • Event
  • Hotel and Resto
  • Paket Wisata
  • Kuliner
    • Kuliner Semarang
    • Kuliner Banyumas
    • Kuliner Wonosobo
    • Kuliner Cilacap
    • Kuliner Purworejo
    • Kuliner Magelang
    • Kuliner Kebumen
    • Kuliner boyolali
    • Kuliner Klaten
    • Kuliner Banjarnegara
    • Kuliner Purbalingga
    • Kuliner Sukoharjo
  • Korwil Soloraya
No Result
View All Result
Visit Central Java
No Result
View All Result
Home Berita

Wayang Anak dan Ketoprak Meriahkan Panggung Budaya Semarang, Ngesti Pandowo Dorong Regenerasi Seni Tradisi

Korwil Semarang by Korwil Semarang
2026-11-05
in Berita, Budaya dan Pariwisata, Entertainment, Event, Info Event Jawa Tengah, kota semarang, News, Semarang, Semarang
0 0
0
Wayang Anak dan Ketoprak Meriahkan Panggung Budaya Semarang, Ngesti Pandowo Dorong Regenerasi Seni Tradisi
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

visitcentraljava.com, Semarang. Wayang Anak dan Ketoprak Meriahkan Panggung Budaya Semarang, Ngesti Pandowo Dorong Regenerasi Seni Tradisi

Pertunjukan bertajuk Wayang Anak dan Ketoprak dalam Satu Panggung berlangsung di Gedung Sri Budoyo, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Semarang, Sabtu malam (31/10/2026). Pagelaran yang terbuka gratis bagi masyarakat tersebut menghadirkan dua bentuk seni pertunjukan tradisional Jawa, yakni wayang orang yang dimainkan anak-anak dan ketoprak oleh kelompok Wayang Orang Ngesti Pandowo. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara generasi muda yang sedang mempelajari kesenian tradisional dengan para seniman yang telah lama berkecimpung di dunia pertunjukan.

Dalam acara tersebut, sekitar 25 anak dan pelajar peserta program Akademi Wayang tampil membawakan lakon Babad Wonomarto. Mereka memerankan tokoh-tokoh pewayangan melalui perpaduan dialog, gerakan tari, ekspresi, serta iringan musik tradisional. Sebelum tampil di hadapan masyarakat, para peserta telah menjalani pelatihan selama kurang lebih satu bulan. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman langsung bagi mereka untuk mengenal proses pementasan wayang orang, mulai dari memahami karakter hingga menyesuaikan gerakan dengan alur cerita.

Lakon Babad Wonomarto mengisahkan perjuangan lima bersaudara Pandawa, yaitu Puntadewa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa, dalam mengubah kawasan hutan belantara menjadi sebuah kerajaan yang makmur bernama Amarta atau Indraprastha. Perjalanan tersebut diwarnai berbagai tantangan yang harus diselesaikan melalui keberanian dan kerja sama. Selain menyajikan kisah kepahlawanan, cerita ini juga mengandung pesan mengenai kepemimpinan, tanggung jawab, gotong royong, serta pentingnya membangun kehidupan bersama.

Sementara itu, kelompok Wayang Orang Ngesti Pandowo turut menampilkan pertunjukan ketoprak berjudul Laskar Diponegoro. Berbeda dengan cerita pewayangan yang dibawakan anak-anak, lakon ini mengangkat peristiwa sejarah Perang Jawa pada 1825–1830, khususnya perjuangan Pangeran Diponegoro bersama para pengikutnya dalam menghadapi kekuasaan kolonial Belanda. Kisah tersebut menggambarkan perlawanan terhadap penindasan, beban pajak yang memberatkan masyarakat, serta campur tangan kolonial dalam kehidupan rakyat dan lingkungan keraton.

Pementasan kedua lakon tersebut diselenggarakan Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Pertunjukan disutradarai Budi Lee, dengan Paminto Krisna sebagai penata tari dan Githung Swara sebagai penata musik. Unsur drama, dialog, gerak tari, dan musik tradisional dirangkai untuk menghidupkan masing-masing cerita. Selain disaksikan langsung oleh masyarakat di Gedung Sri Budoyo, pagelaran ini juga disiarkan melalui kanal digital Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang sehingga dapat menjangkau penonton yang lebih luas.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, menyampaikan bahwa pelestarian budaya perlu dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk terlibat langsung dalam pertunjukan. Program Akademi Wayang sendiri berawal dari arahan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti agar anak-anak memperoleh pembelajaran seni wayang orang bersama Ngesti Pandowo. Ketua Harian Wayang Orang Ngesti Pandowo, Joko Moeljono, juga menilai regenerasi pemain menjadi kebutuhan penting agar kesenian tersebut tetap memiliki penerus.

Pertemuan wayang anak dan ketoprak dalam satu panggung sekaligus memperlihatkan upaya menghidupkan kembali tradisi pertunjukan yang pernah menjadi bagian dari perjalanan Ngesti Pandowo. Kelompok seni tersebut diketahui pernah menggelar ketoprak secara rutin setiap Rabu malam dan turut berkontribusi terhadap perkembangan kesenian ketoprak di Jawa Tengah. Melalui pementasan 31 Oktober 2026, Ngesti Pandowo bersama Pemerintah Kota Semarang menghadirkan ruang pembelajaran sekaligus regenerasi seniman, dengan harapan anak-anak yang mulai mengenal panggung tradisional saat ini dapat menjadi bagian dari keberlanjutan seni pertunjukan di masa mendatang. (mh)

Tags: berita hari iniberita semarangberita terbarujawatengahsemarangvisitcentraljava
Previous Post

Malam Anugerah LOFF 2026 Apresiasi Karya Sineas Muda, Semarang Perkuat Ekosistem Perfilman

Korwil Semarang

Korwil Semarang

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
“Purwosari Carnival 2026 Digelar Meriah, Warga 21 RT Unjuk Kreativitas”

“Purwosari Carnival 2026 Digelar Meriah, Warga 21 RT Unjuk Kreativitas”

2026-08-24
“Curug Cantel Tegal: Menikmati Ketenangan Alam di Tengah Hutan Tropis”

“Curug Cantel Tegal: Menikmati Ketenangan Alam di Tengah Hutan Tropis”

2025-01-30
“Bukit Kukusan: Menikmati Pemandangan Alam yang Memukau di Ketinggian Pemalang”

“Bukit Kukusan: Menikmati Pemandangan Alam yang Memukau di Ketinggian Pemalang”

2025-01-07
“Extreme Kuliner: Menikmati Sensasi Masakan Tradisional di Jalan Pamularsih, Semarang”

“Extreme Kuliner: Menikmati Sensasi Masakan Tradisional di Jalan Pamularsih, Semarang”

2024-11-11
“Mengenal Umbul Udal-Udalan Tawangmangu, Wisata Alam Berbasis Mata Air Pegunungan”

“Mengenal Umbul Udal-Udalan Tawangmangu, Wisata Alam Berbasis Mata Air Pegunungan”

0
“Kelezatan Tradisi yang Menyatu dalam Semangkuk Tahu Campur Kalirejo”

“Kelezatan Tradisi yang Menyatu dalam Semangkuk Tahu Campur Kalirejo”

0
“Harmoni Tradisi dan Inovasi dalam Drumblek”

“Harmoni Tradisi dan Inovasi dalam Drumblek”

0
“Pesona Alam dan Warisan Budaya di Sendang Senjoyo”

“Pesona Alam dan Warisan Budaya di Sendang Senjoyo”

0
Wayang Anak dan Ketoprak Meriahkan Panggung Budaya Semarang, Ngesti Pandowo Dorong Regenerasi Seni Tradisi

Wayang Anak dan Ketoprak Meriahkan Panggung Budaya Semarang, Ngesti Pandowo Dorong Regenerasi Seni Tradisi

2026-11-05
Malam Anugerah LOFF 2026 Apresiasi Karya Sineas Muda, Semarang Perkuat Ekosistem Perfilman

Malam Anugerah LOFF 2026 Apresiasi Karya Sineas Muda, Semarang Perkuat Ekosistem Perfilman

2026-11-05
Semarang Heritage Night Run 2026 Diikuti 3.000 Pelari, Padukan Olahraga dan Wisata Budaya

Semarang Heritage Night Run 2026 Diikuti 3.000 Pelari, Padukan Olahraga dan Wisata Budaya

2026-11-05
Porprov Jateng XVII 2026 Rampung Digelar, Diikuti Hampir 8.000 Atlet dari 35 Daerah

Porprov Jateng XVII 2026 Rampung Digelar, Diikuti Hampir 8.000 Atlet dari 35 Daerah

2026-11-05

Recent News

Wayang Anak dan Ketoprak Meriahkan Panggung Budaya Semarang, Ngesti Pandowo Dorong Regenerasi Seni Tradisi

Wayang Anak dan Ketoprak Meriahkan Panggung Budaya Semarang, Ngesti Pandowo Dorong Regenerasi Seni Tradisi

2026-11-05
Malam Anugerah LOFF 2026 Apresiasi Karya Sineas Muda, Semarang Perkuat Ekosistem Perfilman

Malam Anugerah LOFF 2026 Apresiasi Karya Sineas Muda, Semarang Perkuat Ekosistem Perfilman

2026-11-05
Semarang Heritage Night Run 2026 Diikuti 3.000 Pelari, Padukan Olahraga dan Wisata Budaya

Semarang Heritage Night Run 2026 Diikuti 3.000 Pelari, Padukan Olahraga dan Wisata Budaya

2026-11-05
Porprov Jateng XVII 2026 Rampung Digelar, Diikuti Hampir 8.000 Atlet dari 35 Daerah

Porprov Jateng XVII 2026 Rampung Digelar, Diikuti Hampir 8.000 Atlet dari 35 Daerah

2026-11-05

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Korwil Banyumas Raya
  • Korwil Kedu
  • Korwil Pantura Barat
  • Korwil Pantura Timur
  • Korwil Semarang Raya
  • Korwil SOLORAYA

No Result
View All Result

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In