
visitcentraljava.com, Semarang. GIIAS Semarang 2026 Digelar, Pemprov Jateng Beri Insentif BBNKB 10 Persen.
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026 resmi dibuka di Muladi Dome Universitas Diponegoro (UNDIP), Rabu (30/9/2026). Pameran otomotif tersebut berlangsung hingga 4 Oktober 2026 dan menjadi penyelenggaraan GIIAS yang kelima di Kota Semarang. GIIAS Semarang juga merupakan bagian dari rangkaian GIIAS The Series 2026 setelah sebelumnya digelar di Tangerang, Surabaya, dan Bandung.
Pembukaan pameran dilakukan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah Muhamad Masrofi yang mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Sejumlah pengurus GAIKINDO, Rektor UNDIP Suharnomo, serta pejabat terkait turut menghadiri pembukaan. Kehadiran GIIAS di UNDIP juga menjadi bentuk keberlanjutan kerja sama antara kampus dan GAIKINDO, dengan penyelenggaraan di Muladi Dome disebut telah berkomitmen berlanjut hingga 2028.
Pada penyelenggaraan tahun ini, GIIAS Semarang menghadirkan 19 merek kendaraan, terdiri atas 18 merek kendaraan roda empat dan satu merek sepeda motor. Merek mobil yang berpartisipasi yakni BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling, sedangkan Polytron menjadi peserta dari kategori roda dua. Selain itu, pameran turut melibatkan industri pendukung otomotif.
Komposisi peserta tahun ini juga menunjukkan bertambahnya pilihan kendaraan yang dapat dilihat langsung masyarakat. Dari 18 merek mobil yang hadir, 12 merupakan merek kendaraan listrik dan enam lainnya kendaraan konvensional. GAIKINDO menyebut meningkatnya jumlah peserta dan kehadiran sejumlah merek baru maupun yang kembali berpartisipasi mencerminkan potensi pasar otomotif Jawa Tengah sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat perkembangan teknologi kendaraan terbaru.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan stimulus berupa pengurangan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 10 persen dari Dasar Pengenaan Pajak (DPP) bagi pembelian atau pemesanan kendaraan baru di arena GIIAS selama 30 September–4 Oktober 2026. Insentif tersebut berlaku bagi wajib pajak orang pribadi, badan, maupun instansi pemerintah di Jawa Tengah. Calon pembeli perlu mengikuti proses verifikasi di lokasi pameran dan memenuhi sejumlah dokumen ketika melakukan pendaftaran kendaraan di Samsat Jawa Tengah.
Dari sisi industri, GAIKINDO menempatkan GIIAS Semarang sebagai salah satu sarana untuk memperluas pasar otomotif nasional sekaligus memperkenalkan inovasi kendaraan kepada masyarakat Jawa Tengah. Data yang disampaikan GAIKINDO menunjukkan penjualan kendaraan bermotor nasional hingga Agustus 2026 hampir mencapai 600 ribu unit dan meningkat sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Sementara itu, Jawa Tengah disebut sebagai salah satu pasar strategis dengan penjualan lebih dari 14 ribu unit hingga April 2026.
Selama penyelenggaraan hingga 4 Oktober, GIIAS Semarang 2026 menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat berbagai produk kendaraan, teknologi otomotif, serta perkembangan kendaraan listrik secara langsung dalam satu lokasi. Pameran ini sekaligus mempertemukan produsen kendaraan, industri pendukung, konsumen, dan pemerintah daerah dalam kegiatan yang berkaitan dengan perdagangan otomotif serta potensi penerimaan daerah. Dengan penyelenggaraan kelima di Semarang, GIIAS kembali menempatkan Kota Semarang dan Jawa Tengah sebagai salah satu bagian dari agenda utama perkembangan industri otomotif nasional. (mh)














