• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Korwil Banyumas Raya
  • Korwil Kedu
    • Kota Magelang
    • Kab. Temanggung
  • Korwil Pantura Barat
    • Kab. Brebes
    • Kab. Pemalang
    • Kab. Pekalongan
    • Kab. Tegal
    • Kab. Kendal
  • Korwil Pantura Timur
    • Kab.Kudus
    • Kab. Rembang
    • Kab. Pati
    • Kab. Blora
  • Korwil Semarang Raya
    • Kab. Grobogan
    • Kab. Jepara
    • Kab. Demak
    • Kota Salatiga
    • Kab. Semarang
  • Korwil SOLORAYA
    • Kab. Sragen
    • Kota Surakarta
Visit Central Java
Advertisement
  • Budaya dan Pariwisata
  • News
  • Event
  • Hotel and Resto
  • Paket Wisata
  • Kuliner
    • Kuliner Semarang
    • Kuliner Banyumas
    • Kuliner Wonosobo
    • Kuliner Cilacap
    • Kuliner Purworejo
    • Kuliner Magelang
    • Kuliner Kebumen
    • Kuliner boyolali
    • Kuliner Klaten
    • Kuliner Banjarnegara
    • Kuliner Purbalingga
    • Kuliner Sukoharjo
  • Korwil Soloraya
No Result
View All Result
  • Budaya dan Pariwisata
  • News
  • Event
  • Hotel and Resto
  • Paket Wisata
  • Kuliner
    • Kuliner Semarang
    • Kuliner Banyumas
    • Kuliner Wonosobo
    • Kuliner Cilacap
    • Kuliner Purworejo
    • Kuliner Magelang
    • Kuliner Kebumen
    • Kuliner boyolali
    • Kuliner Klaten
    • Kuliner Banjarnegara
    • Kuliner Purbalingga
    • Kuliner Sukoharjo
  • Korwil Soloraya
No Result
View All Result
Visit Central Java
No Result
View All Result
Home Pantura Timur Kab. Kudus Kuliner Kudus

Soto Kudus

Visit Central Java by Visit Central Java
2021-12-16
in Kuliner Kudus
0 0
0
Soto Kudus
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

visitcentraljava.com – Semua bangunan memiliki sejarah, corak dan maknanya tersendiri dari apa yang disimbolkan. Terlebuh masjid bersejarah. Dalam setiap bentuknya menunjukkan makna tersendiri, yang melambangkan peristiwa dan maksud tertentu.  

Misalnya berdirinya Masjid Menara Kudus atau Masjid Kudus tidak lepas dari pengaruh penyebaran Islam yang dilakukan oleh para pedagang dari Arab maupun Gujarat. Penyebaran Islam di Indonesia dibawa langsung oleh Wali Songo, salah satunya Ja’far Shodiq atau Sunan Kudus.

Masjid Menara Kudus ini sangat berperan besar sekaligus menjadi simbol penyebaran Islam di Indonesia, khususnya di Jawa. Masjid yang memiliki desain unik percampuran antara corak Hindu dan Islam ini terletak di Kudus, Jawa Tengah.

Percampuran kedua corak agama tersebut tidak lepas dari kerajaan-kerajaan yang berkuasa sebelum Islam yang dibawa oleh para sunan. Selain itu, di Indonesia, khususnya Jawa, peninggalan dari kebudayaan Hindu dan Buddha masih banyak dijumpai pada saat itu seperti, candi dan pura.

Masjid yang didirikan oleh Sunan Kudus—pada 1549 M—ini merupakan strateginya dalam menyiarkan Islam di Jawa. Hal ini dikarenakan, sebelumnya ia meruntuhkan kerajaan Majapahit. Cara tersebut merupakan strategi agar masyarakat lokal dengan mudah menerima Islam.

Lebuh lanjut, dakwah yang digunakan Sunan Kudus selain merombak halaman Masjid Kudus dengan menambahkan corak Agama Hindu, ia juga memerintahkan masyarakat supaya tidak menyembelih lembu. Hal tersebut dilakukan karena masyarakat Hindu menganggap bahwa sapi dan lembu merupakan binatang suci.

Dari segi arsitektur, Masjid Menara Kudus ini dibangun di atas tanah seluas sekitar 5.000 persegi dan dikelilingi tembok pembatas antara masjid dan tempat pemukiman warga. Di depan masjid juga terdapat gapura paraduksa atau yang lebih sering disebut lawang kembar.

Menukil dari laman resmi Sistem Informasi Masjid Kementerian Agama atau Simas Kemenag, simas.kemenag.go.id, Menara Masjid Kudus memiliki ketinggian sekitar 18 meter dengan bagian dasar berukuran 10 x 10 m. Di sekeliling bangunan dihias dengan piring-piring bergambar yang kesemuanya berjumlah 32 buah.

Dari 32 buah lukisan tersebut dua puluh buah di antaranya berwarna biru serta berlukiskan masjid, manusia dengan unta dan pohon kurma. Sementara itu, 12 buah lainnya berwarna merah putih berlukiskan kembang.

Sedangkan untuk Menara pada masjid ini dihiasi dengan lukisan-lukisan menyerupai bukit kecil. Untuk kaki-kaki dan badan pada Menara masjid dibangun dan juga terdapat ukiran-ukiran yang bercorak Jawa-Hindu. Teknik konstruksi tradisional Jawa dapat dilihat pada bagian kepala menara yang berbentuk suatu bangunan dengan kayu jati dan dua tumpuk atap tajug.Masjid Menara Kudus diperluas pada 1918 namun tidak meninggalkan kekhasannya tersebut. Masjid ini juga menjadi simbol alkulturasi apik yang dilakukan oleh Sunan Kudus

Previous Post

Gulai Melung Purbalingga

Next Post

Garang Asam Ayam

Visit Central Java

Visit Central Java

Next Post
Garang Asam Ayam

Garang Asam Ayam

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
“Temukan Keajaiban Alam di The Lawu Park, Karanganyar: Destinasi Wisata yang Mudah Diakses dan Ramah Waktu!”

“Temukan Keajaiban Alam di The Lawu Park, Karanganyar: Destinasi Wisata yang Mudah Diakses dan Ramah Waktu!”

2026-01-28
“Bukit Cinta: Mengukir Kenangan Romantis di Bawah Langit Biru”.

“Bukit Cinta: Mengukir Kenangan Romantis di Bawah Langit Biru”.

2024-05-04
Nasi Tumpang Boyolali

Nasi Tumpang Boyolali

2021-12-24
Asal-Usul Tari Jalungmas Cilacap, Perpaduan Jaipong dengan Calung Banyumas

Asal-Usul Tari Jalungmas Cilacap, Perpaduan Jaipong dengan Calung Banyumas

2024-07-10
Aneka Wisata Borobudur Trail of Civilization

Aneka Wisata Borobudur Trail of Civilization

0
PT.MMKSI MELUNCURKAN NEW X PANDER DI JATENG DAN DIY “BE THE LIFE XPANDER”

PT.MMKSI MELUNCURKAN NEW X PANDER DI JATENG DAN DIY “BE THE LIFE XPANDER”

0
Kab. Cilacap

Pantai Teluk Penyu Cilacap

0
Benteng Pendem Cilacap

Benteng Pendem Cilacap

0
Semarang Perbanyak Event Budaya 2026, Dorong Ekonomi Kreatif dan Kearifan Lokal

Semarang Perbanyak Event Budaya 2026, Dorong Ekonomi Kreatif dan Kearifan Lokal

2026-03-28
Arus Mudik Lebaran 2026 di Semarang Padat, Ratusan Ribu Kendaraan dan Penumpang Tercatat

Arus Mudik Lebaran 2026 di Semarang Padat, Ratusan Ribu Kendaraan dan Penumpang Tercatat

2026-03-28
Pariwisata Semarang Tumbuh di Akhir 2025, Okupansi Hotel dan Mobilitas Wisatawan Meningkat

Pariwisata Semarang Tumbuh di Akhir 2025, Okupansi Hotel dan Mobilitas Wisatawan Meningkat

2026-03-28
Salat Idulfitri 2026 di Lawang Sewu Kembali Digelar, Hadirkan Nuansa Ibadah yang Berbeda

Salat Idulfitri 2026 di Lawang Sewu Kembali Digelar, Hadirkan Nuansa Ibadah yang Berbeda

2026-03-28

Recent News

Semarang Perbanyak Event Budaya 2026, Dorong Ekonomi Kreatif dan Kearifan Lokal

Semarang Perbanyak Event Budaya 2026, Dorong Ekonomi Kreatif dan Kearifan Lokal

2026-03-28
Arus Mudik Lebaran 2026 di Semarang Padat, Ratusan Ribu Kendaraan dan Penumpang Tercatat

Arus Mudik Lebaran 2026 di Semarang Padat, Ratusan Ribu Kendaraan dan Penumpang Tercatat

2026-03-28
Pariwisata Semarang Tumbuh di Akhir 2025, Okupansi Hotel dan Mobilitas Wisatawan Meningkat

Pariwisata Semarang Tumbuh di Akhir 2025, Okupansi Hotel dan Mobilitas Wisatawan Meningkat

2026-03-28
Salat Idulfitri 2026 di Lawang Sewu Kembali Digelar, Hadirkan Nuansa Ibadah yang Berbeda

Salat Idulfitri 2026 di Lawang Sewu Kembali Digelar, Hadirkan Nuansa Ibadah yang Berbeda

2026-03-28

Follow Us

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Korwil Banyumas Raya
  • Korwil Kedu
  • Korwil Pantura Barat
  • Korwil Pantura Timur
  • Korwil Semarang Raya
  • Korwil SOLORAYA

No Result
View All Result

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In