
visitcentraljava.com, Semarang. Trans Semarang Uji Coba Bus Listrik VKTR–Laksana di Rute Mangkang–Penggaron
Layanan Trans Semarang mulai mengoperasikan dua unit bus listrik dalam tahap uji coba di Kota Semarang. Pengoperasian armada ramah lingkungan ini menjadi langkah awal menuju transportasi publik yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Salah satu unit yang diuji merupakan bus listrik produksi VKTR yang berkolaborasi dengan karoseri Laksana. Uji coba bus sepanjang 12 meter tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh dengan rute Terminal Mangkang hingga Terminal Penggaron.
Direktur dan Chief Operational Officer VKTR, Bimo Kurniatmoko, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang dan Trans Semarang. Menurutnya, partisipasi dalam uji coba ini menjadi momentum penting sekaligus bukti komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan transportasi publik berbasis energi bersih.
Dari sisi spesifikasi, armada ini menggunakan bodi E-Citiline 3 hasil produksi Laksana. Sementara itu, teknologi serta sasis mengusung platform dari BYD yang dirakit secara lokal oleh VKTR. Model bodi ini juga digunakan pada sejumlah bus listrik di layanan Transjakarta.
Secara desain, bus hadir dengan konsep high deck dan pintu utama di bagian tengah. Tampilan depannya dibuat lebih modern dengan grille rata, sentuhan garnish krom, serta sistem pencahayaan LED. Dari sisi samping terdapat tiga pintu, dengan pintu depan berlantai rendah dan pintu tengah serta belakang berlantai tinggi untuk menyesuaikan akses halte.
Bagian interior dirancang fungsional dengan konfigurasi bangku saling berhadapan dan dilengkapi pegangan tangan bagi penumpang berdiri. Tata letaknya tidak jauh berbeda dengan bus rapid transit pada umumnya, sehingga tetap memberikan kenyamanan dan kemudahan mobilitas bagi pengguna.
Untuk mendukung operasional, bus listrik ini dibekali baterai berkapasitas 324 kWh dengan kemampuan tempuh sekitar 251 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Kehadiran armada ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju sistem transportasi perkotaan yang lebih efisien dan ramah lingkungan di Semarang.














