
visitcentraljava.com, Semarang. Kontes Gecko Semarang 2026 Jadi Magnet Wisata Edukasi dan Komunitas
Kontes Gecko yang digelar di Rodjo Resto, Jalan Siliwangi No. 560 Semarang, menjadi salah satu ajang reptil paling bergengsi pada tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menarik perhatian ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan dibuka secara gratis bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan langsung jalannya kompetisi.
Penyelenggaraan acara yang bertepatan dengan masa libur panjang berhasil menghadirkan antusiasme tinggi dari komunitas pecinta gecko. Peserta datang dari berbagai kota, baik secara individu maupun bersama komunitas, untuk mengikuti berbagai kategori perlombaan yang telah disiapkan panitia.
Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan ini juga menghadirkan unsur edukasi dan rekreasi bagi masyarakat. Warga Kota Semarang maupun wisatawan yang sedang berkunjung dapat menikmati suasana acara tanpa dipungut biaya, sekaligus mengenal lebih dekat dunia reptil melalui berbagai kegiatan pendukung yang tersedia.
Suasana lomba berlangsung meriah ketika para peserta menampilkan koleksi gecko terbaik mereka di hadapan tim juri. Di sisi lain, para pengunjung tampak menikmati rangkaian acara yang dipadukan dengan bazar, pameran satwa, serta beragam kuliner yang tersedia di lokasi penyelenggaraan.

Ketua Panitia Kontes Gecko Semarang, Bonnie Ontario, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan sengaja dibuka untuk umum agar masyarakat dapat mengenal dunia reptil secara lebih luas. “Kontes ini bukan hanya kompetisi, tapi juga sarana edukasi dan silaturahmi bagi komunitas pecinta gecko,” ujar Bonnie.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Kota Semarang. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Samsul Bahri Siregar, hadir mewakili Wali Kota Semarang untuk membuka acara sekaligus memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan unsur edukasi, komunitas, dan pariwisata.
“Kontes gecko dapat menjadi salah satu daya tarik wisata alternatif yang mampu mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai satwa reptil. Pemkot Semarang sangat mendukung kegiatan seperti ini,” ujarnya. Kehadiran peserta dari Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta menunjukkan tingginya minat terhadap ajang tersebut.
Salah satu peserta, Daniel, mengaku membawa ratusan ekor gecko hasil budidaya yang telah dikembangkannya selama dua tahun terakhir. “Saya sudah beberapa kali ikut kontes seperti ini. Harapannya bisa menambah teman sesama pecinta gecko dan juga belajar lebih banyak tentang perawatan serta jenis-jenisnya,” ungkap Daniel. Melalui konsep terbuka yang dipadukan dengan mini zoo, bazar, dan pameran satwa, Kontes Gecko Semarang dinilai berpotensi menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta edukasi berbasis komunitas di Kota Semarang.













