
visitcentraljava.com, Semarang. Malam Anugerah Man & Woman of The Year: Merayakan Inspirasi, Dedikasi, dan Pengabdian.
Suasana malam itu terasa hangat sejak para tamu mulai berdatangan di halaman gedung tempat berlangsungnya Malam Penganugerahan Man & Woman of The Year 2025. Lampu-lampu dekoratif menyala lembut, menyambut para undangan dan nominasi yang hadir dengan penuh sukacita. Para penerima penghargaan disambut secara terhormat di pintu luar, tempat panitia telah menunggu untuk memberikan ucapan selamat datang yang ramah.
Setelah disambut, satu per satu penerima penghargaan mendapatkan penyematan bunga oleh staf operasional sebagai simbol apresiasi dan penghormatan. Gestur sederhana namun penuh makna itu menandai awal dari sebuah malam penting yang dirancang untuk merayakan dedikasi, kontribusi, dan perjalanan panjang para tokoh inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama, menciptakan suasana keakraban antara para tokoh penerima penghargaan, tamu undangan, dan panitia. Hidangan yang tersaji menjadi pengantar ke atmosfer elegan yang telah disiapkan untuk malam penganugerahan ini. Setelah makan malam, seluruh hadirin berdiri bersama menyanyikan Lagu Indonesia Raya, menyatukan energi kebangsaan sebelum acara utama dimulai.
Sorotan panggung semakin hidup ketika anak-anak didik dari Sanggar Tari Greget Semarang tampil memukau membawakan tarian pembuka. Gerak yang luwes, musik tradisional, dan koreografi penuh estetika membuat suasana ruangan kian hangat dan memukau. Usai penampilan seni, Ketua Panitia Tri Andi Mulyandono naik ke panggung untuk memberikan sambutan pembuka, diikuti oleh sambutan resmi dari perwakilan Gubernur Jawa Tengah yang menegaskan pentingnya apresiasi semacam ini dalam mendorong lahirnya lebih banyak agen perubahan.
Acara berlanjut dengan Fashion Show dari Totok Shahak Modelling School, di mana para model menampilkan rancangan dan performa penuh percaya diri. Di sesi ini, juga diserahkan Piagam Model Berprestasi, mengapresiasi bakat-bakat muda yang terus berkembang. Selanjutnya, perhatian tamu tertuju pada sesi penawaran Plakat Anugerah Man & Woman 2025, yang berhasil terjual melalui penawaran langsung oleh Bapak KRT Hy. Supardi, SE, menciptakan suasana riang dan penuh antusiasme.
Memasuki acara inti, satu per satu para penerima Man & Woman of The Year 2025 diumumkan. Suasana berubah menjadi penuh haru ketika nama-nama tokoh inspiratif ini dipanggil ke atas panggung. Mereka adalah individu-individu dari berbagai profesi yang telah memberikan dampak besar bagi masyarakat dan daerahnya:
- Dr. Supari, ST, MT, Rektor Universitas Semarang
- Ridha Agusta Susandra, Ketua PERWOSI Kota Batu – Jatim
- Dr. Ir. Nyono, ST, MT, Kadishub Provinsi Jawa Timur
- Dr. H. Sardiyo, MM, Rektor Universitas Bina Insan – Lubuk Linggau
- Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro
- Dr. Soebiantoro, M.Si, Rektor Universitas Islam Balitar
- Dr. Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd., M.Pd, Kepala SMK Teknas Denpasar
- Dr. Hj. Rokkanah, SH, MH, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang
- Wahyu Hidayat, S.Pd., M.Si, Kepala MTsN 1 Pati
- Arianto Hendro Budiantoro, SE, Dirut Perumdam Tirta Projotamansari Bantul
- Mustaqim, S.Pd.I., M.Pd, Kepala SD Muhammadiyah 2 Alternatif Magelang
- Ahmad Maulana, CEO PT Mahalayati Nusantara
- KRT H.Y. Supardi, SE, Dewan Pengawas Paguyuban Jawa Tengah
- Wahyono, Owner Zilquin Pesona Bunga Tawangmangu
- KRT Lesna Purnawan, SE, MM, Owner Annina Florist & Lesna Printing
- KRT Dr. (Cand) Drs. H. Leles Sudarmanto Dipuro, MM, MBA, CRP, Ketum Perkumpulan Perantau Jawa Tengah
- KRT H. Soeparno, SE, Owner PT Grafindo Triutama
- Totok Shahak, Founder Totok Shahak Modelling School
- Sangghita Anjali, Sanggar Tari Greget
Setiap penerima penghargaan melangkah naik ke panggung dengan wajah penuh bangga dan haru. Tepuk tangan panjang mengiringi nama demi nama. Setelah seluruh penghargaan diberikan, sesi berlanjut dengan foto bersama, di mana para tokoh ini berdiri berdampingan sebagai simbol kebersamaan dan kontribusi mereka terhadap negeri.
Acara kemudian memasuki sesi pidato perwakilan penerima penghargaan, disampaikan oleh Ahmad Maulana dan Ridha Agusta Susandra. Keduanya menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya konsistensi, kerja tulus, dan dedikasi dalam membangun masyarakat. Ucapan mereka menjadi penutup yang penuh makna, menyiratkan bahwa penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan awal untuk terus berkarya lebih luas.
Malam beranjak usai dengan alunan musik yang lembut, mengiringi para tamu meninggalkan acara dengan hati yang hangat dan penuh inspirasi. Malam Penganugerahan Man & Woman of The Year 2025 pun resmi berakhir, meninggalkan pesan bahwa setiap individu, dari profesi apa pun, memiliki ruang untuk memberi dampak bagi sesama.














